Senin, 12 Oktober 2009

Cinta Sejati Untukmu



Di sa'at waktu berhenti mengikuti semua langkahku...
kau adalah satu-satunya orang yang hadir menemaniku...
Disa'at mentariku terasa berhenti bersinar..
kau adalah satu-satunya orang yang menyinari setiap sudut ruang hidupku

Terima kasihku untukmu ...
yang telah menerangi ruang hatiku ..
ruang hatiku yang sempat meredup....
tampa sedikitpun cahaya yang menerangi nya ....

satu cinta dariku untukmu....
yang tak akan aku bagi untuk yang lainya ...
semoga rasa cinta ini akan abadi untukmu selamanya ..
terima kasih kau telah mencintaiku dengan tulus ....

semua rasa cintamu yang kau berikan untukku..
akan selalu kujaga dengan penuh kasih sayang..
kasih sayang yang takkan aku biarkan pudar...
pudar dali dalam hati ini....

terima kasih sayang .....

Minggu, 11 Oktober 2009

Manfaat Puasa Segi Medis


Sesungguhnya ilmu pengetahuan kedokteran kontemporer belum mampu mengungkap hakikat puasa.
Manfaat puasa, setelah diteliti melalui berbagai penelitian ilmiah dan terperinci terhadap organ tubuh manusia serta aktivitas fisiologisnya, peneliti menemukan bahwa puasa, secara jelas adalah sesuatu yang sebaiknya dilakukan oleh tubuh manusia sehingga ia bisa terus melakukan aktivitasnya dengan baik. Dan puasa benar-benar sangat penting dan dibutuhkan bagi kesehatan manusia sebagaimana manusia membutuhkan makan, bernafas, bergerak, dan tidur. Oleh karena itu puasa adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia agar tetap sehat. Jika manusia tidak bisa tidur, tidak makan selama rentang waktu yang lama maka ia akan sakit. Demikian pula tubuh manusia pun akan mengalami hal yang jelek jika ia tidak berpuasa.
Pentingnya puasa bagi tubuh karena puasa bisa membantu badan dalam membuang sel-sel yang sudah rusak, sekaligus membuang sel-sel atau hormon atau pun zat-zat yang melebihi jumlah yang dibutuhkan tubuh. Dan puasa, sebagaimana dituntunkan oleh agama Islam, lamanya adalah rata-rata 14 jam, kemudian baru makan untuk durasi waktu beberapa jam.
Ini adalah metode yang bagus untuk sistem pembuangan sel-sel atau hormon yang rusak dan membangun kembali badan dengan sel-sel baru. Dan ini sangat berbeda dengan dengan apa yang difahami kebanyakan orang : “bahwa puasa menyebabkan orang menjadi lemah dan lesu”. Puasa yang baik bagi tubuh manusia itu syaratnya adalah dengan melakukannya selama satu bulan berturut-turut dalam setahun, dan bisa ditambahkan 3 hari setiap bulan.

-Tom Branch dari Columbia Press mengatakan :
“Aku menganggap bahwa puasa adalah pengalaman rohani yang sangat luar biasa, lebih besar daripada pengalaman biologis/badan semata. Semula aku berpuasa dengan tujuan mengurangi berat badan yang berlebih. Akan tetapi, ternyata aku mendapati bahwa puasa tersebut bermanfaat sekali bagi kejernihan fikiran. Puasa sangat membantu pandangan mata sehingga pandangan menjadi jelas sekali. Demikian juga sangat membantu dalam menganalisis ide-ide baru atau pun persepsi. Belum berlalu beberapa hari aku melakukan puasa, namun aku telah mendapat pengaruh kejiwaan yang demikian besar ! “
“Aku telah berpuasa beberapa kali hingga sekarang. Dan aku biasanya memilih waktu antara 1 sampai 6 hari. Pada awalnya tujuan puasaku adalah untuk menghilangkan efek negatif dari makanan yang aku konsumsi. Selanjutnya aku berpuasa untuk membersihkan jiwaku dari hal-hal yang aku alami sepanjang hidupku, khususnya setelah memperhatikan dunia dalam beberapa bulan terakhir, aku melihat banyak kedhaliman dan kebrutalan di dalamnya hidup manusia. Aku banyak berpikir dan merasa bertanggung jawab terhadap keadaan mereka, maka akhirnya aku berpuasa untuk menghilangkan fikiran-fikiran itu.”
“Setiap kali aku berpuasa perasaan tertarik pada makanan benar-benar hilang, dan aku merasakan badanku sangat rileks dan nyaman. Dan aku merasakan diriku jauh dari fantasi-fantasi, emosi-emosi negatif seperti dengki, cemburu, suka ngerumpi, juga hilang perasaan takut, perasaan tidak enak, dan bosan. Semua perasaan-perasaan ini hilang dengan sendirinya ketika aku berpuasa. Dan sungguh aku merasakan pengalaman yang begitu mengesankan bersama dengan banyak manusia ketika berpuasa. Dan mungkin juga puasa yang dilakukan selama 1 bulan oleh kaum muslimin (sebagaimana aku melihat mereka di Turki, Suriah, dan Quds) adalah penyebab yang menjadikan jiwa-jiwa mereka begitu mengesankan yang tidak pernah aku temukan di belahan dunia manapun.”
-
Puasa Adalah Dokter Yang Paling Murah
Sesungguhnya puasa, tanpa berlebih-lebihan makan waktu berbuka puasa, adalah “dokter” yang paling murah. Sebab puasa bisa menurunkan berat badan secara signifikan, dengan catatan ketika berbuka puasa memakan makanan dengan menu seimbang dan tidak mengkonsumsi makanan dan minuman langsung ketika berbuka. Rasullulah ketika memulai ifthar dari puasa adalah dengan memakan beberapa biji kurma dan bukan yang lain, atau seteguk air putih lalu shalat. Inilah petunjuk.
Dan ini sebaik-baik petunjuk bagi orang yang berpuasa dari makanan dan minuman untuk waktu yang lama. Maka, gula ada dalam kurma dan orang akan merasa kenyang ketika memakan kurma, sebab ia sangat mudah dicerna dan dikirim ke dalam darah, dan pada saat yang sama ia memberikan energi atau kekuatan kepada badan.
Adapun jika kita langsung makan daging setelah lapar karena puasa, sayuran dan roti, maka tubuh memerlukan waktu yang lumayan lama untuk bisa mencerna dan menyerap sari makanannya dan baru kemudian kita merasa kenyang. Dan pada saat seperti ini, maka orang ketika awal-awal berbuka akan tetap merasa lapar. Dan akhirnya, orang yang berpuasa itu kurang bisa memperoleh manfaat langsung dari puasanya, yaitu memperoleh kesehatan, afiat dan vitalitas, bahkan ia akan tetap kebanyakan lemak dan kegemukan.
-
Mencegah Tumor
Puasa juga berfungsi sebagai “dokter bedah” yang menghilangkan sel-sel yang rusak dan lemah di dalam tubuh. Maka, rasa lapar yang dirasakan orang yang sedang berpuasa akan bisa menggerakkan organ-organ internal di dalam tubuh untuk menghancurkan atau memakan sel-sel yang rusak atau lemah tadi untuk menutupi rasa laparnya. Maka hal itu merupakan saat yang bagus bagi badan untuk mengganti sel-selnya dengan sel-sel baru sehingga bisa kembali berfungsi dan beraktivitas. Dengan hal itu juga bisa menghilangkan atau memakan organ-organ yang sakit dan memperbaharuinya. Puasa juga berfungsi menjaga badan dari berbagai penumpukan zat-zat berbahaya, seperti kelebihan kalsium, kelebihan daging, dan lemak. Juga bisa mencegah terjadinya tumor ketika awal-awal pembentukannya.
-
Menjaga Kadar Gula Dalam Darah
Puasa sangat bagus dalam menurunkan kadar gula dalam darah hingga mencapai kadar seimbang. Berdasarkan hal ini, maka sesungguhnya puasa memberikan kepada kelenjar pankreas kesempatan yang baik untuk istirahat. Maka, pankreas pun mengeluarkan insulin yang menetralkan gula menjadi zat tepung dan lemak dikumpulkan di dalam pankreas. Apabila makanan kelebihan kandungan insulin, maka pankreas akan mengalami tekanan dan melemah. Hal ini akhirnya pankreas tidak bisa menjalankan fungsinya. Maka, kadar gula darah pun akan merambat naik dan terus meningkat hingga akhirnya muncul penyakit diabetis.
Sudah banyak dilakukan usaha pengobatan terhadap penyakit diabetis ini di seluruh dunia dengan mengikuti “sistem puasa” selama lebih dari 10 jam dan kurang dari 20 jam. Setiap kelompok mendapatkan pengaruh sesuai dengan keadaannya. Kemudian, para penderita tersebut mengkonsumsi makanan ringan selama berurutan yang kurang dari 3 minggu. Dan metode semacam ini telah mencapai hasil yang menakjubkan dalam pengobatan diabetis tanpa menggunakan sedikitpun obat-obatan kimiawi.
-
Mengobati Penyakit-Penyakit Kulit
Sesungguh puasa memberikan manfaat untuk mengobati berbagai penyakit kulit. Hal ini disebabkan karena dengan berpuasa maka kandungan air dalam darah berkurang, maka berkurang pula kandungan air pada kulit. Hal ini pada gilirannya akan berpengaruh pada:
1. Menambah kekuatan kulit dalam melawan mikroba dan —-penyakit penyakit mikroba dalam perut.
2.-Meminimalisir kemungkinan penyakit-penyakit kulit
—yang menyebar di sekujur badan seperti sakit psoriasis —(sakit kulit kronis).
3. Meminimalisir alergi kulit dan membatasi masalah kulit —-berlemak.

Ny. Ilham Husain, seorang puteri Mesir menuturkan pengalamannya :
“Ketika aku berusia 10 tahun, aku menderita penyakit kulit yang kronis. Penyakit ini muncul dengan warna merah, dan aku tidak menemukan satu jenis obat pun. Dokter-dokter spesialis kulit terkenal di Mesir berkata kepada ayahku: “Kalian harus membiasakan dengan hal ini dan membiasakan hidup dengan penyakit ini, karena penyakit ini adalah tamu yang memberatkan dan memakan waktu lama.”
“Ketika usiaku mencapai akhir 20 tahun dan dekat dengan waktu pernikahanku, aku semakin berduka dan mengucilkan diri dari masyarakat, aku benar-benar tertekan.” Akhirnya, salah seorang sahabat ayahku yang selalu membiasakan diri melakukan puasa memberi nasihat kepadaku: “Cobalah wahai puteriku, engkau berpuasa sehari, kemudian engkau berbuka (makan) sehari, sebab hal itulah yang menyembuhkan suamiku dari penyakit yang sampai sekarang tidak diketahui obatnya oleh dokter. Akan tetapi, lakukanlah dengan pengertian bahwa pemberi obat adalah Allah, dan sesungguhnya sebab terjadinya penyembuhan seluruhnya ada di tangan-Nya. Maka, mohonlah kesembuhan terlebih dahulu kepada-Nya dari penyakit yang engkau derita ini, lalu berpuasalah.”
“Maka aku pun melakukan puasa dan mulai meneliti hal-hal yang bisa membebaskan aku dari penyakit yang menyelimutiku itu. Aku membiasakan diri ketika berbuka puasa mengkonsumsi berbagai sayuran dan buah-buahan, kemudian setelah 3 jam aku baru makan makanan berat. Aku makan (tidak puasa) pada hari ke dua, lalu berpuasa para hari ke tiga, dan demikian seterusnya. Maka mulailah terjadi hal yang mengherankan semua orang, yaitu sakit yang aku derita itu mulai sembuh setelah melewati waktu 2 bulan sejak aku berpuasa. Aku sampai tidak percaya pada diriku, dan aku memulai hidup seperti orang biasa. Aku melihat bekas sakitku itu sedikit-demi sedikit mulai hilang dan sampai akhirnya benar-benar sembuh. Akhirnya, aku pun tidak pernah tertimpa penyakit kulit tersebut sampai kini.”
-
Mencegah Penyakit Asam Urat.
Penyakit asam urat (gout) yang sering dijuluki “penyakit orang kaya”, disebabkan karena kelebihan makanan yang banyak mengandung asam urat (hati, otak, jeroan, sarden, remis, angsa, alkohol, makanan yang diawetkan dalam kaleng, kacang-kacangan, emping, kembang kol, bayam, asparagus). Terlalu banyak makan makanan yang banyak mengandung asam urat tersebut akan menyebabkan kelebihan asam urat (uric acid) dan menumpuk di persendian, khususnya pada persendian jari-jari besar di kaki. Juga jika kelebihan makan daging yang mengandung asam urat, tubuh tidak bisa mengurai berbagai protein yang ada dalam daging, akibatnya asam urat akan menumpuk di persendian. Dan ketika persendian terkena penyakit “asam urat” (gout), maka ia akan membengkak dan memerah dan disertai nyeri yang luar biasa.
Terkadang kadar asam urat berlebih dalam darah, kemudian ia mengendap di ginjal dan akhirnya mengkristal di dalam ginjal dan akan menjadi batu ginjal. Dengan mengurangi porsi makan dapat menyembuhkan penyakit ini.

Mengurangi Tertimbunnya Kolesterol
Para profesor yang melakukan penelitian medikal ilmiah ini (mayoritasnya adalah non-muslim) menegaskan akan manfaatnya puasa, karena puasa bisa mengurangi lemak dalam tubuh dan pada gilirannya akan menyebabkan berkurangnya kolesterol. Kelebihan kolesterol dalam tubuh, bisa menyebabkan penyakit jantung.
-
Menghilangkan Sakit Persendian Tulang
Sakit persendian biasanya akan timbul setelah berlalunya waktu yang panjang. Dengan bertambahnya usia maka organ-organ tubuh mulai terasa nyeri dan sakit-sakitan pun akan menyertainya, dan kedua tangan dan kaki akan mengalami nyeri yang banyak. Penyakit ini terkadang menimpa manusia pada fase-fase akhir usianya, akan tetapi lebih khusus lagi pada usia antara 30 s/d 50 tahun. Dan masalah yang sesungguhnya, kedokteran modern belum mampu menemukan obat atas penyakit ini sampai sekarang.
-
Akan tetapi percobaan ilmiah yang dilakukan di Rusia menegaskan bahwasanya puasa bisa menyembuhkan penyakit ini. Dan puasa bisa mengembalikan atau membersihkan tubuh dari hal-hal yang membahayakan. Puasa ini dilakukan selama tiga minggu berturut-turut. Pada kondisi puasa ini, badan manusia akan dibersihkan dari mikroba maupun bakteri penyebab penyakit. Percobaan ini dilakukan terhadap sejumlah penderita penyakit tersebut dan ternyata memperoleh hasil yang menakjubkan.


Sulaiman Rogerz dari New York menuturkan pengalamannya:
“Aku pernah mengalami penyakit dis-fungsi persendian tulang yang sangat kronis selama tiga tahun yang lalu, padahal penyakit ini tidak terlalu berat waktu itu namun aku tidak bisa berjalan jauh dan tidak mampu duduk lebih dari setengah jam. Aku sudah mencari obat dari berbagai jenis akan tetapi semuanya gagal.”
“Kemudian aku berkenalan dengan seorang kawan namanya Zanji Irfani di sebuah jalan yang menuju masjid dan kami waktu itu sedang di bulan Ramadhan. Dia menganjurkan aku agar aku ikut berpuasa dengan harapan penyakitku bisa sembuh. Aku sangat terheran-heran dengan metode puasa itu sendiri, akan tetapi aku terus mempelajari aturan puasa Islam ini, karena aku merasa aturan puasa ini lebih menyejukkan hati dan juga aku merasa aturan puasa ini bisa mencegah munculnya zat-zat yang berbahaya dan menyeimbangkan hal-hal yang tidak stabil di dalam tubuh. Dua hal inilah masalah yang paling susah yang aku alami di New York.”
“Dan sungguh aku mencoba untuk berpuasa sehari waktu itu, aku hanya makan sayur-sayuran, buah-buahan dan kurma saja ketika berbuka puasa. Aku tidak makan apapun setelah itu kecuali ketika sahur. Akhirnya kini aku bisa berjalan jauh dan aku bersyukur bisa berjalan cepat. Dan akhirnyapun hilang semua nyeri yang selama ini aku alami. Puasa ini merupakan satu-satunya cara yang aku temui yang bisa mengobati penyakitku ini. Maka akupun mengucapkan syukur pada Allah atas limpahan nikmat-Nya .”
Diakhir ceriteranya, Sulaiman berkata: “Sesungguhnya puasa memiliki keutamaan besar sekali bagiku, andai engkau melihat bagaimana aku ikut menjalankan puasa di bulan Ramadhan setiap tahun, tentu engkau akan mengatakan: “Ah, layaknya wajahmu seperti anak kecil saja tidak seperti orang yang berusia 40 atau 50 tahun.”

Istri Solehah Anugerah


Jika kita ingin menikah, alangkah baiknya jika calon pendamping yang kita pilih adalah orang yang benar-benar sholeh. Hal ini sangat penting demi kelangsungan mahligai pernikahan yang kita bangun, sehingga mampu membentuk sebuah keluarga yang sakinah.Janganlah kita menikah dengan sembarang orang, telebih lagi menikah dengan orang yang tidak beriman.
Nabi Muhammad saw bersabda, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah.” (HR. Muslim)
Menjadi wanita sholehah merupakan keinginan setiap muslimah. Dapat pula menjadi kebanggaan seorang suami terhadap istrinya yang sholehah. Bahkan Nabi Muhammad saw telah memuliakan wanita sholehah dalam sabdanya.
Kita juga bisa mencontoh istri-istri Nabi Muhammad saw seperti Aisyah dan Siti Khadijah. Aisyah terkenal dengan kepintarannya. Seorang istri yang pintar tentu saja bisa dijadikan gudang ilmu bagi suami dan anak-anaknya. Sedangkan Siti Khadijah adalah contoh seorang istri yang sholehah, setia dan rela berkorban demi Nabi Muhammad saw , serta selalu mendukung Nabi Muhammad saw untuk berjuang di jalan Allah swt.
Beruntunglah bagi setiap lelaki yang memiliki istri sholehah, sebab ia bisa membantu memelihara akidah dan ibadah suaminya. Nabi Muhammad saw bersabda, ”Barangsiapa diberi istri yang sholehah, sesungguhnya ia telah diberi pertolongan (untuk) meraih separuh agamanya. Kemudian hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam memelihara separuh lainnya.” (HR Thabrani dan Hakim).

Peran wanita sholehah sangat besar dalam keluarga. Kita pernah mendengar bahwa di belakang seorang pemimpin yang sukses ada seorang wanita yang sangat hebat. Jika wanita sholehah ada di belakang para lelaki di dunia ini, maka berapa banyak kesuksesan yang akan diraih. Selama ini, wanita hanya ditempatkan sebagai pelengkap saja, yaitu hanya mendukung dari belakang, tanpa peran tertentu yang serius. Oleh karena itu, kaum wanita harus terus berusaha menjadi wanita sholehah dengan mencontoh pribadi istri-istri Nabi Muhammad saw

Bidadari Berbicara

"Wahai kakakku, kenapakah lemah sungguh kaum

hawa itu, asyik berteman tangis dan

sendu sahaja."

Lalu berbicara si bidadari berwajah

manusia;

"wahai adikku, bukan wanita itu

lemah dek kerana tangis

dan sendunya. Tapi

disitulah wahai adikku,

kekuatan utuh tak

ternilai andai pandai

digunakan sebaiknya. Tangis sendunya

wanita itu wahai adikku, bisa

meleburkan ego

seorang lelaki. Menjadi

'izzah' yang paling gah

bahkan lebih gah dari

kekuatan seorang lelaki. Kerana

sendu-rayunya wanita itu, Musa a.s.

terselamat dari kekejaman Firaun. Duhai adikku,

lembut wanita itu bukan lemah, tapi senjata

gagah."

Si adik tidak berpuas hati. Lalu dipertikaikannya

lagi;

"Namun wahai kakakku, wanita itu fitnah dunia."

Tersenyum sang bidadari berwajah manusia.

"Pernahkah adikku dengar akan pesanan Ilahi

pada hambanya? Wahai para lelaki yang beriman,

tundukkanlah pandanganmu, dan tutuplah

auratmu. Lalu ALLAH berfirman lagi antaranya

bermaksud, wahai para wanita yang beriman,

tundukkanlah pandanganmu, dan tutuplah

auratmu. Lantas cuba adik nilai, pada siapa terlebih

dahulu ALLAH dahulukan pesanannya? Pada

hamba yang bergelar ar-Rijal. Kerana, andai sang

lelaki menjaga pandangannya, maka tidak

mungkin terlihat akan wanita yg menjadi fitnah

pada dirinya. Dan tidak ALLAH lupakan pesanan

buat wanita, agar memelihara auratnya kerana

disitulah kehormatannya. Sesungguhnya para

wanita-wanita syurga bergelar Hurun 'Ain itu,

mereka tidak memperagakan diri mereka kecuali

kepada para suami mereka sahaja. Dan mereka

dikatakan wanita-wanita yang suci. Tambahan

lagi, wanita yg beriman itu, kata Rasulullah, lebih

tinggi martabatnya! Bukan fitnah semata-mata

jikalau ar-Rijaal dan an-Nisa' sama-sama mematuhi

pesanan Ilahi. Sesungguhnya wanita beriman yang

solehah itu lebih baik dari ribuan lelaki yang soleh."

Adik masih tidak puas hati.

"Tapi kakakku, kenapa wanita itu menjadi

peragaan? Tidakkah mereka berasa malu?"

Sang bidadari berwajah manis menguntum senyum

penuh makna. Adus, semakin terasa mendalam

kasih sayang pada penghuni jannah ini!

"Wahai adikku sayang. Al-Haya' itu dalam diri

setiap insan. Wujudnya seiring dengan nafas insani.

Dan al-Haya' itulah pakaian iman. Pada diri wanita

itu, indah al-Haya' sebagai pembenteng diri. Namun,

bilila mana al-hayanya lebur, imannya runtuh. Kenapa

mereka merelakan diri menjadi bahan tontonan?

Kerana mereka sebenarnya paranoid. Merasakan diri

tidak cukup menarik. Merasakan belum cukup lagi

dunia melihat diri mereka. Mereka sebenarnya golongan

yang kalah dari segi psikologi. Namun adikku, wanita

solehah itu pasti melindungi diri mereka dari perbuatan

murahan itu."

Adik menggaru-garukan kepalanya.

"Jadi kakak, masih wujudkah wanita yang solehah

didunia ini? Bagaimana hendak adik kenali mereka?"

Sang bidadari tersenyum lagi. Hati terdetik moga

ALLAH merahmati mujahid kecil ini. Berjihad dalam

dunianya sendiri.

"Wahai adikku, di zaman Rasulullah, diperintahkan

wanita-wanita yang beriman itu untuk menutupi aurat

mereka, dengan itu mereka mudah dikenali sebagai

wanita yang bermaruah. Maka demikianlah adikku

menilai mereka. Tapi perlu juga dilihat pada keikhlasan

hatinya, jua pada akhlaknya.

Di zaman ini, tidak susah membezakan wanita yg

solehah dan yang toleh. Namun adikku, jangan

dicemuh wanita yang toleh itu, kerana dalam hati-hati

mereka, tetap ada satu permata indah. Perasaan cinta

pada ALLAH. Kerana fitrah cinta pada Rabb itu

sentiasa ada dalam jiwa setiap insan. Adikku, mereka

ini, tetap punyai keinginan untuk kembali pada jalan

yang mereka tahu hak ALLAH. Cuma kadang-kadang

label solehah itu terasa berat di bahu mereka. Kadangkadang,

mereka takut pada persepsi wara' dan alim.

Sedangkan itu cumalah persepsi. Hakikatnya, wara' itu

bermaksud menjaga.

Maka sesiapa sahaja yang menjaga adalah wara'. Alim

itu maksudnya mengetahui. Barangsiapa yang berilmu

maka dia adalah alim dalam bidangnya.

Persepsi yang salah pada dua perkataan ini menjadikan

mereka takut untuk berubah kepada peringkat yang

lebih baik. Sedangkan mereka alpa bahawa ALLAH

tidak menjadikan makhluk ciptaanNya tanpa tujuan

dan garis panduan. ALLAH tidak zalim kepada

ciptaanNYA. Dia mengetahui apa yang terbaik untuk

makhluk generasi Hawa ini. Ditinggikan martabat

golongan Hawa ini, tetapi sayang seribu kali sayang,

golongan Hawa ini kadang-kadang merendahkan

martabat mereka yang ALLAH jadikan penuh

kemuliaan."

"Wahai adikku, terdapat 1001 keindahan penciptaan

wanita. Jadi, pandai-pandailah dikau menilai antara

permata dan debu-debu kilauan pasir."

"Wahai adikku, wanita ibarat epal. Epal yang tidak

berkualiti amat mudah diperolehi kerana ia berguguran

ditanah. Namun, epal yang tidak mampu dibeli, ia

berada di perdu tinggi. Susah dipetik, susah digapai.

Terkadang epal itu risau, kenapalah diriku belum

dipetik. Lantas ia merendahkan martabatnya dan

menggugurkan diri menyembah tanah. Sedangkan ia

sebenarnya telah ALLAH jadikan begitu tinggi

martabatnya. Sama seperti yang dijanjikan ALLAH,

perempuan yang terbaik adalah untuk lelaki yang

terbaik."

Adik terpaku sendiri. Mungkin membayangkan

sepohon epal yg besar dengan buah-buah epalnya yang

merah-kemerahan.

Sang bidadari lalu bangkit. Bicaranya sudah berakhir

buat masa ini. Wahai adikku, sungguh tulus bersih

jiwamu. Benarlah kata ALLAH, kamu kanak-kanak

adalah penghuni syurga kerana lahirmu suci dari

sebarang dosa.